rajatrafficNET
Kampung Kuta, Sisa Kerajaan Galuh yang Pegang Teguh Budaya Adat Leluhur

Kampung Kuta, Sisa Kerajaan Galuh yang Pegang Teguh Budaya Adat Leluhur

22 Feb 2022
647x
Ditulis oleh : Gandiwa Strike

Kampung Kuta adalah kampung adat yang beralamat di Dusun Kuta, Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. Kampung itu terdiri atas 2 RW dan 4 RT. Cukup jauh dari ingar-bingar perkotaan di ujung timur Jawa Barat yang berbatasan dengan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Hingga kini masyarakatnya masih teguh memegang budaya adat leluhur, dengan jumlah penduduk yang tetap tidak lebih dad 300 jiwa sejak dahulu. Kampung Kuta memiliki cerita sejarah yang melegenda, sisa dari Kerajaan Galuh dengan rajanya, Prabu Ajar Sukaresi. Kata Kuta berasal dari “Mahkuta” atau “Mahkota” dan bisa juga berarti pagar dari tebing tanah. 

Peninggalan Kerajaan Galuh
Kerajaan Galuh merupakan salah satu kerajaan Hindu yang pernah berjaya di Jawa Barat. Kabarnya, pusat kerajaan atau ibu kota Kerajaan Galuh akan didirikan di wilayah Karangpaningal tempat Kampung Kuta berada. Karena terjadi banjir dari Sungai Cijolang, rencana itu pudar. Beberapa peninggalan atau petilasan Kerajaan Galuh diyakini warga masih tersimpan di sana, disebut ancepan. Ada Leuweung Gede atau hutan keramat yang memiliki banyak pantangan dan menyimpan sejarah persiapan ibu kota Kerajaan Galuh yang ditinggal begitu saja di sana.

Warga percaya di hutan itu tersimpan pusaka kerajaan dan tempat bersemayamnya leluhur mereka. Hutan keramat tak bisa dimasuki sembarang waktu dan memiliki aneka larangan seperti tidak boleh mengganggu hewan, membawa sesuatu dari dalam hutan, dilarang meludah, dilarang gaduh, dilarang memakai pakaian dinas, harus menjaga kebersihan, harus melepas alas kaki, dan dilarang membawa perhiasan juga tas.

Pegang Teguh Budat Adat Leluhur
Aktivitas warga didominasi kegiatan agraris dengan komoditas utama adalah padi dan gula aren. Warga Kuta membawa hasil panennya ke pasar juga ke luar kota. Aliran listrik sudah masuk ke kampung ini sejak 1996 yang memungkinkan warga menikmati aneka peralatan elektronik.

Namun, warga Kampung Kuta tetap mempertahankan bangunan rumah panggung yang berbahan dasar kayu dan bambu. Dalam adatnya, mereka tidak diperbolehkan membangun rumah bertembok. Hal itu demi menjalankan amanah yang sudah dilakukan secara turun-temurun. Warga Kampung Kuta meyakini bila ada salah seorang warga memaksa membangun rumah dari tembok, akan mendapat musibah.

Rumah-rumah panggung memiliki keseragaman dalam bentuk dan pantangannya. Rumah kayu dan bambu itu bentuknya persegi panjang, tidak boleh menyiku, tidak boleh menggunakan genting, melainkan atap jure yang terbuat dari daun kirai atau injuk. Tiang rumah didirikan di atas alas batu yang disebut tatapakan dan dindingnya dari bilik bambu atau papan kayu.

Salah satu ritus adat paling menyedot perhatian masyarakat adalah ritus nyuguh yang diadakan setiap bulan Maulud. Warga kampung adat memberi sesaji yang juga merupakan ungkapan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan. Juga sebagai suatu upacara permohonan agar dihindarkan dari malapetaka yang menimpa masyarakat. Namun, sistem religi masyarakat Kampung Kuta yang terutama adalah Islam dengan pengaruh kepercayaan.

Pusat sarana dan prasarana adat di sana bernama Bumi Pasanggrahan. Di dekatnya terdapat Tugu Kalpataru setinggi kurang lebih dua meter sebagai penanda bahwa pemangku adat kampung di sini pernah dianugerahi hadiah Kalpataru sebagai penyelamat hutan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2002.

Baca Juga:
Cinta Lingkungan dengan Mengurangi Sampah

Cinta Lingkungan dengan Mengurangi Sampah

Tips      

23 Maret 2022 | 119


Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa sampah sudah menjadi perhatian seiring dengan meningkatkan pencemaran yang ada di udara, tanah sampai laut. Kehidupan manusia di bumi sudah ...

Seorang Jurnalis " Shireen"

Seorang Jurnalis " Shireen"

Politik      

16 Mei 2022 | 94


Masih segar dalam ingatan. Wajah sejuk itu menghiasi layar TV dengan background bangunan berkubah keemasan Masjid Al Aqsa. Itulah sosok Shireen Abu Akleh! Jurnalis senior Al Jazeera ...

5 Cara Ampuh Remajakan Kulit Tanpa Efek Samping

5 Cara Ampuh Remajakan Kulit Tanpa Efek Samping

Tips      

13 Apr 2022 | 68


Umumnya tanda-tanda penuaan dialami oleh mereka yang usianya di atas 30 tahun atau bahkan di atas 40 tahun. Namun, tak sedikit yang usianya baru kepala dua atau usia 20 tahunan sudah mulai ...

Air Yang Pahit

Air Yang Pahit

Tips      

26 Maret 2021 | 349


“Ada seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang menghadapi masalah. “Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya. Pak tua bijak ...

Tidak Boleh Ada Setingkat Gubernur yang Ditunjuk Pemerintah, Menyalahi UUD 45

Tidak Boleh Ada Setingkat Gubernur yang Ditunjuk Pemerintah, Menyalahi UUD 45

Politik      

23 Jan 2022 | 218


Pakar hukum tata negara dari Unversitas Muslim Indonesia, Fahri Bachmid, mengatakan otorita yang akan menjadi pengelola IKN Nusantara ini bisa menyalahi salah satu pasal dalam Undang-Undang ...

Dapatkan Jasa Backlink Terpercaya Murah dan Berkualitas Disini

Dapatkan Jasa Backlink Terpercaya Murah dan Berkualitas Disini

Tips      

12 Apr 2022 | 122


Buat anda yang sedang mencari jasa backlink seo berkualitas, murah, manual, permanen, terpercaya, bener banget jika anda berkunjung disini. Dengan menggunakan jasa backlink disini bisa ...

Copyright © JaringKata.com 2018 - All rights reserved